NAMA
|
MIRNA
SAHARA
|
NIM
|
160103070
|
KELAS
|
2C
|
MATA
KULIAH
|
FILSAFAT
MATEMATIKA
|
1.) Karekteristik
Matematika?
Jawab...!
a. Memiliki
kajian Objek yang abstrak
Matematika memiliki
kajian objek yang bersifat Abstrak, walauapun tidak semua objek yang bersifat
abstrak itu adalah matematika. Sebagian matematikawan berpendapat kajian
matematika itu bersifat konkrit tetapi itu menurut pemikiran mereka, kita menyebutkan
yang lebih tepat yaitu objek mental dan pikiran.
Objek kajian matematika
ada 4 yaitu:
·
Fakta (simbol atau
notasi)
·
Konsep (definisi)
·
Operasi atau Relasi
(Printah)
·
Prinsip (Teorema)
b. Bertumpu
pada kesepakatan
Simbol-simbol dan
Istilah-istilah dalam matematika merupakan kesepakan yang sangat penting .
Dengan simbol-simbol dan istilah-istilah yang telah disepakati itu kita akan
mudah menjelaskan pembahasan selanjutnya kepada peserta didik.
Contohya: 0,1,2,3,4,5,
merupakan kesepakatan yang sederhana. Secara tidak langsung peserta didik telah
menyepakatinya ketika dia mulai belajar angka dan bilangan tersebut.
dalam matematika,
simbol dan istilah merupakan tumpuan yang sangat penting. Tumpua yang paling
mendasar adalah aksioma (pernyataan yang tidak perlu dibuktikan dan konsep
primitif (pengertian yang tidak perlu didefinisikan.
c. Berpola
pikir deduktif
Maksudnya adalah
berfikir dari yang bersifat umum diterapkan atau diarahkan menuju kepada yang
bersifat khusus. Pola fikir deduktif terwujud dalam bentuk amat sederhana
tetapi juga ada yang tidak sederhana.
Contohnya: Seorang
siswi memahami konsep lingkaran dan ketika dia berada di dapur dia dapat
menggolongkan mana alat yang berbentuk lingkaran dan mana alat yang tidak
berbentuk lingkaran. Nah siswi ini berarti berfikir secara deduktif yang
sederhana.
d. Konsisten
dalam sistemnya
Di dalam Matematika
dibentuk dari beberapa sitstem aksioma dan sistem teorem. Dan sistem-sistem ini
ada yang saling berkaitan dan ada pula yang dipandang lepas satu dengan yang
lainnya. Misalnya sistem aljabar dipandang saling lepas dengan sistem geometri.
Didalam sistem aljabar terdapat sistem yang lain lebih kecil yang saling
berkaitan satu dengan yang lain. Demikian pula dengan sistem geometri.
e. Memiliki
simbol yang kosong dari arti
Di dalam matematika
banyak sekali simbol-simbol baik berupa huruf latin, yunani,dan lain
sebagainya. Dan sibol-simbol itu biasanya membentuk model matematika seperti
Pesamaan, Pertidaksamaan, dan Fungsi.
Contohnya: x+y=z bahwa tidak selalu x, y, z berarti
sebuah bilangan. Secara sederhana bilangan-bilangan matematika bebas dari arti
atau makna real. Bisa saja bilangan tersebut diartikan sebagai panjang,
volum,dll. Tergantung pada konteks yang dibicarakan.
Jadi matematika
memiliki kosong dari arti maksudnya ia akan mempunyai arti apabila kita
mengkaitkannya dengan konteks yang tertentu.
f. Memperlihatkan
semesta pembicaraan
Semesta pembicraan atau
lingkup. Jika kita membicarakan bilangan-bilangan maka kita akan menunjukkan
simbol-simbol dari bilangan itu. Dan apabila kita membicarakan transformasi
geoetri maka kita juga akan menunjukkan simbol-simbol transformasi itu.
Ada tidaknya atau benar
salahnya peyelesaian suatu soal atau masalah juga ditentukan oleh semesta
pembicaraan yang digunakan.
Contohnya: dalam
semesta himpunan terdapat 2x=3 adakah penyelesaiannya? Jika kita menyekesaikan
dengan hal yang biasa tanpa harus
menghiraukan semesta pembicaraanya maka kita akan mendapatkan x=1,5, sedangkan
1,5 bukan bilangan bulat. jadi dalam hal ini model tersebut tidak mempunyai
penyelesaian dalam semesta pembicaraan bilangan bulat atau penyelesaiainnya
sering disebut himpunan kosong.
Refrensi:
Sumardyono, Karekteristik
Matematika dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Matematika, PPP04_KarMtk.Pdf.
diakses Minggu 26 Maret 2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar